Search

Type your search keyword, and press enter

Suatu Pesan

Orang boleh pandai setinggi langit. Tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja dan pekerjaan untuk keabadian.
By : Pramoedya Ananta Toer.

Minggu, 12 April 2015

Mencari

Mencari



“Kita bebas. Tidak ada aturan yang memberatkan.”

“Hei nak. Tanpa aturan kau akan menjadi sampah, tidak memberi manfaat.”

Seketika teguran burung hantu itu menyadarkan burung-burung lainnya. Akhirnya mereka semua sepakat untuk mencari ketua.

“Di balik gunung ada burung perkasa, dia bisa memimpin dan mengarahkan hidup kita” Ucap burung merpati.

Kerumunan burung sepakat pergi ke belakang gunung. Tapi untuk kesana tidak mudah mereka harus melewati tujuh lembah dan tujuh bukit. Akhirnya dalam perjalanan banyak kelompok burung yang tidak mampu dan tewas di perjalanan.

Namun mereka yang sampai di sana, mendapatkan balasan yang setimpal. Mereka menemukan tokoh yang mampu membimbing hidup mereka.


*******
Memang untuk menemukan hal yang sesusai, dan dengan balasan yang setimpal tidak semudah mengedipkan mata. Seperti burung-burung dicerita atas, mereka harus melewati tujuh lembah dan tujuh bukit. Rintangan itu yang akan melatih burung-burung menjadikan mereka burung yang perkasa. Akhirnya mereka berhasil memantaskan diri mereka dan ikut dalam barisan burung perkasa.

6 komentar:

  1. Simpel banget ceritanya. Kreatif!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kependekan ya..?
      Ini masih belajar bikin fiksi mini 100 kata

      Hapus
  2. ceritanya bagus,mudah dipahami :)

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Iya nih.. belom diceritain, udah keburu 100 kata aj.
      tapi yang jelas bukan gue, sebab gue hanya lelaki lemah, dan gue juga bukanlah seekor burung :p

      Hapus